Art Original
Penegakan Hukum Oleh Kepolisian Terhadap Aksi Unjuk Rasa Bersifat Anarkis Di Wilayah Hukum Polres Siak
Unjuk rasa telah menjadi wadah aspirasi bagi masyarakat untuk mengungkapkan perasaan yang dilakukan secara massal, aksi mogok disertai dengan tuntutan agar tercapainya sesuatu yang dinginkan, tentunya untuk masa depan dari sipenuntut, tak hanya kepentingan sekelompok kecil orang namun demonstrasi juga dilakukan oleh sekelompok orang dengan jumlah yang banyak.Dikabupaten Siak sendiri aksi unjuk rasa rata-rata didominasi oleh unjuk rasa yang kondusif aman terkendali, namun ada beberapa aksi unjuk rasa yang bida dikatakan anarkis Seiring perkembangan zaman dan juga faktor politik yang bisa membuat suatu pergejolakan yang melibatkan masyarakat sosial dan juga aparat penegak hukum ditengah-tengah aksi, sehingga kepolisian Republik Indonesia membentuk sebuah tim yang dikhususkan untuk melakukan upaya pengamanan jalannya kegiatan unjuk rasa, adapun penelitian ini dimaksud untuk menganalisis hambatan serta upaya kepolisian dalam menanggulangi aksi anarkis, faktor dominan aksi unjuk rasa ini dilaksanakan karena adanya ketidakpuasan dari peserta unjuk rasa sehingga menuntut untuk ditegakannya keadilan , metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sosiologi empiris yang disertakan dengan kesimpulan berdasarkan pengamatan secara langsung oleh penulis, hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa proses pengamanan yang dilakukan oleh Polres Siak tergolong efektif dan membuahkan hasil dengan menerapkan sistem pengamanan yang dilakukan dengan persuasifdengan melihat faktor emosional dari peserta unjuk rasa, sehingga situasi dilapangan dapat terkendali, prilaku humanis dari pihak kepolisian yang menimbulkan aura positif ditengah-tengah kegiatan unjuk rasa sehingga kegiatan unjuk rasa yang sebelumnya tidak kondusif dapat kembali kondusif, upaya yang dilakukan oleh kepolisian tentunya terstruktur, pengamanan yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada
No other version available