Art Original
Pengaruh Limbah Padat Kelapa Sawit Dan Pupuk Organik Eco Farming Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (allium Ascalonicum L.)
mengetahui pengaruh interaksi pemberian limbah padat kelapa sawit dan pupuk organik eco farming terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau. Rancangan digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis limbah padat kelapa sawit terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 1, 2, 3 kg/plot dan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk organik eco farming terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 5, 10, 15 ml suspensi/liter air diperoleh 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 48 percobaan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering angin umbi per rumpun dan susu tumbi. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan interaksi limbah padat kelapa sawit dan pupuk organik eco farming memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun dan berat kering angin umbi per rumpun dengan pelakuan terbaik limbah padat kelapa sawit 3 kg/plot dan pupuk organik eco farming 15 ml suspense/liter air. Pengaruh utama limbah padat kelapa sawit memberikan nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering angin umbi per rumpun dan susut umbi dengan perlakuan terbaik 3 kg/plot. Pengaruh utama pupuk organik eco farming memberikan nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering angin umbi per rumpun dan susut umbi dengan perlakuan terbaik 15 ml suspense/liter air.
No other version available