Art Original
Identifikasi Sifat Fenotip Jagung Pelangi (zea Mays L.) Dengan Perlakuan Kolkisin
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh konsentrasi kolkisin terhadap penampilan fenotip, serta pengaruh konsentrasi kolkisin terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman Jagung Pelangi (Zea mays L.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Air Dingin, Laboratorium Dasar dan Laboratorium Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau. Waktu penelitian dilaksanakan selama empat bulan mulai April sampai Juli 2023. Penelitian yang dilaksanakan terdiri dari dua tahap. Penelitian tahap satu untuk mengetahui konsentrasi kolkisin LD50 (Lethal Dose 50 %). .Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah. Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor. Konsentrasi perlakuannya yaitu: tanpa perlakuan kolkisin (C0), 0,01% (C1), 0,05% (C2), 0,1% (C3) dan 0.15% (C4). Terdapat 250 benih percobaan pada eksperimen pertama. Penelitian tahap dua dilaksanakan dengan menginduksi mutasi kolkisin menggunakan kontrol dan LD48 dengan total 300 benih. Penelitian tahap dua dilakukan untuk mengetahui pengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman kontrol dan tanaman yang telah dimutasi dengan konsentrasi LD48. Penelitian tahap satu menunjukkan hasil berdasarkan sensitivitas tanaman jagung pelangi dengan viabilias benih 50% dapat diketahui bahwa konsentrasi LD50 yang diperoleh yaitu sebesar 0.055% dan konsentrasi yang digunakan untuk tahap dua yaitu konsentrasi kolkisin LD48 sebesar 0.05%. Data hasil penelitian tahap 2 dianalisis dalam bentuk data kuantitatif menggunakan independent sampel t-test (uji-T). Kolkisin LD48 berpengaruh nyata terhadap parameter diameter batang, umur berbunga, berat tongkol, panjang tongkol, warna biji dominan dan kadar klorofil daun. Pengaruh kolkisin LD48 tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, umur panen dan diameter tongkol.
No other version available