Art Original
Analisis Usahatani Dan Produksi Nanas Di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau
Analisis Usahatani dan Produksi Nanas di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau, Bimbingan Ibu Dr. Elinur, SP., M.Si. Nanas merupakan salah satu jenis buah yang sangat potensial untuk dikembangkan di Provinsi Riau. Kecamatan Sungai Apit merupakan daerah penghasil nanas terbesar di Kabupaten Siak dan didukung dengan lahan gambutnya serta menjadi salah satu sumber pendapatan bagi para petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) karakteristik petani dan profil usahatani nanas, 2) menganalisis penggunaan faktor produksi, biaya produksi, produksi, pendapatan, dan efisiensi usahatani, 3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani nanas. Metode penelitian adalah metode survey dengan lokasi di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan dari Maret-Agustus 2023. Teknik sampling penelitian adalah simple random sampling (acak sederhana) dengan jumlah 72 petani. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara dan data yang digunakan adalah data primer dengan metode pengumpulan data adalah wawancara langsung dengan petani. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis regresi non linear berganda dengan fungsi produksi cobb-douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik petani dari aspek umur menunjukkan petani berumur produktif, tingkat pendidikan para petani tergolong rendah, petani cukup berpengalaman dalam berusahatani nanas, jumlah anggota keluarga 3 jiwa. Dari aspek profil usaha menunjukkan lahan nanas yang diusahakan tergolong luas dengan rata-rata sebesar 1,74 Ha. Status kepemilikan lahan pada umumnya sewa. Modal usaha Rp. 25.726.632/Tahun, produksi sebesar 29.093 Kg dengan produktivitas sebesar 16.720 Kg. Usahatani nanas yang diusahakan menguntungkan dengan nilai RCR 2,86. Faktor signifikan yang mempengangaruhi produksi nanas adalah luas lahan, tenaga kerja, bibit, dan pupuk Urea. Namun pestisida, pupuk KCL, pupuk NPK, pupuk CuSO4/Terusi, dan Ethrel tidak signifikan terhadap produksi nanas
No other version available