Art Original
Analisis Usaha Agroindustri Tahu Medan (studi Kasus: Agroindustri Tahu Pak Suparno) Desa Bukit Agung Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak Provinsi Riau
Analisis Usaha Agroindustri Tahu Medan (Studi Kasus: Agroindustri Tahu Medan Pak Suparno) Desa Bukit Agung Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak, dibawah bimbingan Bapak Heriyanto, SP., M.Si Usaha agroindustri merupakan jenis usaha yang bergerak dalam kegiatan memproses suatu bahan menjadi bahan lain dengan berbeda bentuk dan sifatnya serta mempunyai nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Karakteristik pengusaha dan profil usaha 2) penggunaan bahan baku dan penunjang, teknologi penggolahan, proses produksi 3) Biaya produksi, pendapatan, dan efesiensi 4) Nilai tambah usaha agroindustri tahu Medan Pak Suparno di Desa Bukit Agung Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, lokasi yang diambil yaitu di Desa Bukit Agung Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten siak. Penelitian ini dilakukan selama 6 (enam) bulan yang dimulai dari bulan Mei 2023 sampai bulan Oktober 2023 yang meliputi kegiatan penyusunan proposal, pengumpulan data di lapangan, pentabulasian data, analisis data, penulisan laporan, perbanyak, dan penyusunan laporan akhir, teknik pengambilan responden menggunakan teknik sengaja atau (purposive sampling) dengan mengambil 1 (satu) sampel atau satu pengusaha. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kualilatif dan analisis metode Hayami. Hasil penelitian menunjukan 1) Karakteristik pengusaha agroindustri tahu Medan Pak Suparno berada pada kelompok umur yang produktif, yaitu umur 48 dan 45 tahun. Lama pendidikan pengerajin yaitu 5 tahun, dan untuk lama pendidikan tenaga kerja berada pada 9 SMP. Jumlah tenaga kerja yang digunakan sebanyak 2 orang 2) penggunaan bahan baku kedelai yang digunakan dalam sekali proses produksi adalah sebanyak 35 Kg, penggunaan bahan penunjang asam cuka 0,50 liter, listrik 13,63 kWh, kayu bakar 0,07 M3, BBM Rp.50.000, plastik PE 1 bungkus, kantong kresek 2 bungkus, karet 2 ons. Sedangkan untuk teknologi produksi yang digunakan pada agroindustri pengolahan tahu Medan Pak Suparno dapat dikatakan semi modern dikarenakan sudah menggunakan teknologi mesin. 3). Biaya produksi dalam agroindustri tahu Medan Pak Suparno adalah sebesar Rp.801.818. pendapatan kotor per proses produksi yang diterima oleh pengusaha adalah sebesar 2.100.000 dan pendapatan. bersih yang diterima pengusaha sebesar Rp. 1.298.182/proses produksi dan efisiensi 2,62. 4) Nilai tambah yang diperoleh dari agroindustri tahu Medan Pak Suparno adalah Rp. 44.262,32 dengan rasio nilai tambah 77,27%. Kata Kunci:
No other version available