Art Original
Pengaruh Pupuk Kandang Sapi Dan Pupuk Hayati Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (allium Ascalonicum L.) Pada Tanah Pmk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun utama Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Hayati Mikoriza Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Tanah PMK. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharudin Nasution, KM 11 No.113, Perhentian Marpoyan, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan terhitung dari bulan Mei sampai Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis Pupuk Kandang Sapi (S) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 1,5, 3, dan 4,5 kg/plot. Faktor kedua adalah dosis Pupuk Hayati Mikoriza yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 200, 400, 600 g/plot. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat basah per rumpun, berat kering per rumpun, susut bobot umbi. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilakukan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh interaksi Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Hayati Mikoriza berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah umbi per rumpun, berat basah per rumpun, berat kering per rumpun, susut bobot umbi. Interaksi Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Hayati Mikoriza tidak berpengaruh nyata terhadap umur panen. Perlakuan terbaik dosis Pupuk Kandang Sapi 4,5 kg/plot dan Pupuk Hayati Mikoriza 600 g/plot. Pengaruh utama Pupuk Kandang Sapi nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik dengan dosis 4,5 kg/plot. Pengaruh utama Pupuk Hayati Mikoriza nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik dosis 600 g/plot.
No other version available