Art Original
Analisis Usahatani Kelapa Sawit Pola Swadaya Di Desa Kota Medan Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau
Analisis Usahatani Kelapa Sawit Pola Swadaya dii Desa Kota Medan Kecamatan Kalayang Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Di Bawah Bimbingan Bapak Dr. Ir. Ujang Paman Ismail, M.Agr. Desa Koto Medan adalah salah satu desa yang tergabung dalam wilayah administrasi Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. Desa ini cocok untuk dilakukan proses pengembangan budidaya perkebunan, karena cuaca dan struktur tanahnya sangat memadai untuk lahan pertanian jenis kelapa sawit. Kelapa sawit menjadi komoditi utama bagi masyarakat Desa Kota Medan. Petani swadaya merupakan petani yang membangun dan mengelola sendiri perkebunan kelapa sawit tanpa bantuan perusahaan mitra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui: 1) Karakteristik petani dan profil usahatani kelapa sawit, 2) Teknologi budidaya usahatani kelapa sawit, 3) Analisis usahatani (penggunaan faktor produksi, biaya produksi, produksi, pendapatan dan efisiensi usahatani) kelapa sawit. Penelitian ini akan menggunakan metode Survey. Pemilihan tempat dilakukan secara sengaja (purposive). Sampel yang digunkan dalam penelitian ini berjumlah 40 orang menggunakan metode sensus. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata umur pengusaha 39 tahun, tingkat pendidikan rata-rata selama 12 tahun, rata-rata pengalaman berusahatani yaitu selama 8 tahun dan jumlah tanggungan yaitu rata-rata sebanyak 5 orang. Jumlah modal yang digunakan dalam melakukan usaha kelapa sawit ini terdiri dari biaya yang digunakan untuk peralatan usahatani kelapa sawit yaitu Rp. 2.870.275. Rata-rata biaya penggunaan pupuk Dolomit yaitu sebanyak 100,00 Kg/Hektar, pupuk Kandang yaitu sebanyak 88,50 Kg/Hektar NPK sebanyak 49,38 Kg/Hektar, KCL sebanyak 50,81 Kg/Hektar, pupuk Urea yaitu sebanyak 90,19 Kg/Hektar dan pupuk TSP yaitu sebesar 25,00 Kg/Hektar. Rata-rata penggunaan pestisida Gramoxon yaitu sebesar 1,50 Lt/Hektar, Gempur yaitu sebesar 2,00 Lt/Hektar dan Fastdone yaitu sebesar 2,11 Lt/Hektar. Produksi kelapa sawit di Desa Kota Medan Kecamatan Kalayang Kabupaten Indragiri Hulu yaitu sebesar 9.105,63 Kg/Ha/Thn dengan rata-rata harga jual yaitu sebesar Rp. 1.936,25/kg. Untuk pendapatan kotor usahatani kelapa sawit di Desa Kota Medan senilai Rp. 17.630.766,41 Ha/Thn Sedangkan pendapatan bersih yaitu senilai Rp. 9.230.465,78 Ha/Thn sehingga memperoleh nilai RCR sebesar 2,10.
No other version available