Art Original
Studi Laboratorium Pengaruh Konsentrasi Dan Immersion Time Terhadap Kinerja Organic Corrosion Inhibitor Dari Daun Bawang Tiwai
Akibat berinteraksi dengan lingkungan yang korosif pada suatu material maka dapat terjadinya korosi. Kegagalan korosi dapat menyebabkan konsekuensi yang serius seperti kecelakaan kerja dan kontaminasi lingkungan. Jaringan pipa minyak dan gas adalah salah satu objek yang sering terjadi korosi. Korosi yang terjadi tidak dapat dihilangkan namun dapat dikendalikan. Kandungan zat antioksidan seperti polifenol, tanin, alkaloid, saponin mempunyai banyak unsur N, O, P, S yang dapat membentuk senyawa kompleks sulit larut dengan ion logam yang mampu menghambat korosi pada logam. Pada penelitian ini digunakan ekstrak daun bawang tiwai karena selain harganya yang relative murah dan mudah ditemukan, ekstrak daun bawang tiwai juga mengandung senyawa antioksidan salah satunya yaitu tanin yang dapat membantu memperlambat reaksi oksidasi. Dari pengujian menggunakan Spectrophotometry UV-Vis menunjukkan bahwa ekstrak daun bawang tiwai mengandung tanin sebesar 4,85%. Berdasarkan hasil pengujian weight loss yang dilakukan maka diperoleh laju korosi paling rendah yaitu pada konsentrasi ekstrak daun bawang tiwai 15 ml dengan lama perendaman 96 jam sebesar 0,673 mmpy dan efisiensi inhibisi sebesar 90,57% dalam lingkungan 3,5% NaCl. Namun mengalami penurunan nilai efisiensi inhibitor pada perendaman 144 jam dengan konsentrasi inhibitor daun bawang tiwai yang sama, hasil ini menunjukkan bahwa waktu optimum ekstrak daun bawang tiwai dalam menekan laju korosi yaitu pada waktu perendaman 96 jam.
No other version available