Art Original
Analisis Liquid Loading Pada Sumur Gas X Dan Penanggulangannya Dengan Metode Gas Lift
Ketidakmampuan gas mengangkat cairan ke permukaan menyebabkan cairan terakumulasi di downhole, peristiwa ini disebut liquid laoding. Jika suatu sumur telah terjadi liquid loading, maka produksi sumur akan menurun bahkan sumur Akan mati atau ditutup. Untuk itu perlu dilakukan analisa prediksi liquid loading dan metode yang benar untuk mengatasi masalah liquid loading tersebut. Liquid loading tidak selalu muda untuk di indentifikasikan,karena signifikan. Metode yang biasa digunakan dalam dunia permiyakan untuk memperdiksikan liquid loading adalah metode “Tuner korelasi”.Sedangkan metode yang digunakan untuk mengatasi liquid loading pada sumur X lapangan Y adalah metode Gas Lift, Gas Lift adalah penginjeksian gas secara terus menurus ke dalam annulus dan melalui valve yang di pasang pada tubing, gas masuk ke dalam tubing tersebut. Parameter yang berpengaruh pada pemilihan gas lift anatara lain: Productivity index (PI), Gas liquid ratio (GLR), kedalam sumur dan mekanisme pendorong reservoir. Gas Lift banyak digunakan karena mempunyai kelebihan dibandingkan dengan metode artificial lift lainnya, seperti biaya peralatan awal yang rendah, pasir yang ikut terproduksi tidak merusak kebanyakan peralatan Gas Lift, Gas lift tidak tergantung dari desain sumur, umur peralatan relative lebih lama, dan biaya operasi yang relative kecil. Sumur gas X adalah sumur gas yang sedang berproduksi dengan laju alir gas sebesar 0.32 MMSCFD. Sumur ini terus berproduksi hingga pada tahun 2014 terlihat adanya penurunan produksi gas dan produksi liquid semakin banyak ikut terproduksikan. Hal ini harus segera ditindak lanjuti karena penurunan produksi gas yang sudah semakin besar, untuk itu perlu dilakukannya perhitungan dan analisis pada liquid loading di sumur mendapatkan hasil laju alir kritis 1.077 MMSCFD. Prokdusi Gas sebesar 133,33 MMSCFD, dengan menjumlahkan menggunakan Gas Lift mendapatkan hasil sebesar 320.133,33 MMSCFD. Setelah dilakukan perhitungan, didapatkan nilai Qlmax (maximum liquid production rate) sebesar 25 bbl/day dan minimum GLR pada aktifitas Gas Lift 5.333,33 ft3. Oleh karena itu, dengan menggunakan Gas lift produksi gas sebesar 133,33 MMSCFD, menjadi 320.133,33 MMSCFD. Dalam penanganan liquid loading salah satunya dapat menggunakan gas lift, sebuah alat artificial lift yang bekerja terus menerus untuk memproduksikan liquid.
No other version available