Art Original
Evaluasi Pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa Di Desa Kuala Selat Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semacam wadah untuk melaksanakan demokrasi di tingkat desa. Kedudukan BPD yang berfungsi sebagai menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, menyepakati peraturan desa, dan melakukan pengawasan terhadap Kinerja Kepala Desa. Dalam hal ini BPD juga merupakan salah satu tatanan pemerintahan Desa. Tujuan penelitian BPD ini agar mengetahui bagaimana hasil dalam pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam hal menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa Kuala Selat Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir dan untuk mengetahui juga apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi BPD dalam mengevaluasi fungsi BPD. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Metode peneltian kualitatif ini ialah penelitian untuk mencoba memberikan gambaran secermat mungkin suatu individu, keadaan, atau kelompok tertentu. Hasil penelitian ini ialah bahwa dalam pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam melakukan menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat belum terlaksana dengan baik, sehingga hal ini dikarenakan Badan Permusyawaratan Desa tidak mengikuti tugas dan fungsinya dalam peraturan yang ada, dan ditambah lagi Badan Permusyawaratan Desa belum maksimal dalam memahami tugas dan fungsinya, serta solialisasi terhadap fungsi Badan Permusyawaratan Desa dan kurangnya program-program pemberdayaan Badan Permusyawaratan Desa. Indikator dalam mengukur evaluasi pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam hal ini penulis menggunakan teori William N Dun yang terdiri dari Efektifitas, efisiensi, kecakupan, keadilam responsitivitas, dan ketetapan.
No other version available