Art Original
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sd Negeri 015 Belutu Kecamatan Kandis Kabupaten Siak
ABSTRAK UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI 015 BELUTU KECAMATAN KANDIS KABUPATEN SIAK INTAN NURHATINA GULTOM NPM: 202410068 Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran akan menyebabkan interaksi yang tinggi antara guru dengan siswa, sehingga akan terbentuknya pengetahuan dan keterampilan yang akan mengarah pada peningkatan prestasi. Guru harus melakukan pembelajaran yang mampu membangkitkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. SD Negeri 015 Belutu merupakan salah satu lembaga Pendidikan yang ada di Kecamatan Kandis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 015 Belutu tahun 2023/2024 serta faktor pendukung dan penghambatnya. Subjek pada penelitian ini adalah guru bidang studi Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 015 Belutu. Sedangkan pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian mendapatkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 015 Belutu cukup baik. Artinya para guru terutama guru Pendidikan Agama Islam sangat membantu dalam mengatasi masalah kurangnya aktif dalam belajar Pendidikan Agama Islam dengan selalu memberikan dukungan kepada siswanya. Upaya guru dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 015 Belutu ada 6 upaya yaitu: 1) Sebelum memulai pembelajaran, guru menanyakan kabar terlebih dahulu, kemudian melakukan ice breaking, mengulangi pembelajaran sebelumnya; 2) Guru menasehati peserta didik yang mengalami kurang aktif dalam belajar; 3) Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang malas untuk mengerjakan tugas dan kurang aktif dalam belajar; 4) Guru memberikan reward (hadiah) kepada peserta didik; 5) Guru selalu mengawasi dan memperhatikan peserta didik agar mengetahui siapa yang memperhatikan atau tidak; dan 6) Guru membuat sanksi bagi siswa yang tidak memperhatikan guru. Dari upaya yang dilakukan guru tersebut, faktor pendukung guru dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa yaitu fasilitas yang memadai untuk menunjang pembelajaran. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: 1) Lingkungan keluarga yang kurang perduli dengan perkembangan anak; 2) Kurangnya komunikasi antara guru dengan siswa atau siswa dengan guru; dan 3) Kurangnya kekompakkan terhadap guru yang lain dalam meningkatkan keaktifan siswa, dan juga guru terkadang merasa lelah terhadap anak yang susah untuk di arahin ataupun dibimbing.
No other version available