Art Original
Pengaruh Mol Dari Sisa Sayuran Kubis Dan Kcl Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Terung Ungu (solanum Melongena L)
Penelitian dengan judul “Pengaruh MOL dari Sisa Sayuran kubis dan KCl terhadap Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.)”, telah dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Pekanbaru, mulai dari bulan Agustus sampai November 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi pupuk MOL dan KCl sisa sayuran kubis terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman terung ungu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pemberian MOL sisa sayuran kubis terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 15, 30, dan 45 ml/L. Faktor Kedua KCL terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 2,5, 5, dan 7,5 g/tanaman. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistic dengan menggunakan analisis ragam dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian disimpulkan bahwa; Interaksi MOL sisa sayuran kubis dan KCl berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah, perlakuan terbaik adalah kombinasi pupuk MOL sisa sayuran kubis 45 ml/l air dan pupuk KCl 7,5 g/tanaman. MOL sisa sayuran kubis berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati, perlakuan terbaik adalah pemberian MOL sisa sayuran kubis 45 ml/L air. Pupuk KCl berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati, perlakuan terbaik adalah pemberian pupuk KCl 7,5 g/tanaman.
No other version available