Art Original
Evaluasi Perhitungan Biaya Authorization For Expenditures Pada Pengeboran Sumur X Lapangan Y
Salah satu biaya investasi yang besar dalam pengelolaan lapangan migas adalah biaya pemboran. Biaya pemboran tersebut dibagi menjadi dua bagian yaitu, biaya tangible (tangible cost) dan biaya intangible (intangible cost). Teknik pengendalian biaya dapat disesuaikan dengan proses kontruksi sumur dengan menggunakan informasi yang dikumpulkan dari sumur tersebut untuk mengurangi pengaruh ketidakpastian alam. Berdasarkan data AFE Sumur X Lapangan Y yang diperoleh dari tanggal 10 Februari hingga 11 Maret, 1. Perlu dilakukannya desain sumur directional seoptimal mungkin karena pengeboran sumur directional lebih sulit daripada sumur vertical dengan tujuan meminimalisir waktu standby rig yang justru menambah biaya produksi. Selain itu, perlu dibuat biaya rencana awal yang diperhitungkan dengan jumlah perkiraan hari terhadap deskripsi kegiatan sehingga perbedaan biaya rencana dengan biaya real tidak terlalu jauh. Adapun hal – hal yang perlu diperhatikan untuk mengurangi kerugian atau yang menjadi penyebab kemungkinan biaya pengeboran yang besar, yaitu pemilihan drilling contract dan tipe rig yang digunakan, pengoptimalan kedalaman sumur dengan mengedepankan titik pengurasan minyak semaksimal mungkin, kompleksifitas formasi, teknik komplesi sumur dan peralatannya, jenis mata bor yang digunakan, dan lain sebagainya.
No other version available