Art Original
Analisa Variasi Jumlah Blade Dan Peralatan Tambahan Terhadap Unjuk Kerja Turbin Air Tipe Savonius Bach Sumbu Vertikal
Di Indonesia sebagian besar energi yang banyak digunakan yaitu minyak bumi dan gas. Ketersediaan minyak bumi dan gas sekarang jauh mengalami penurunan, yang mengakibatkan persediaan minyak bumi dan gas menjadi langka di jumpai di tengah masyarakat dan memiliki harga yang mahal. Melonjaknya harga jual minyak bumi dan gas membuat masyarkat mengeluh untuk membelinya. Selain itu penggunaan minyak bumi dan gas juga dapat mengakibatkan folusi. Untuk itu energi terbarukan merupakan solusi yang paling baik, salah satu energi terbarukan yang bisa digunakan yaitu energi air. Energi air bisa dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi mekanis dan energi listrik. Turbin yang digunakan dalam pengujian ini yaitu turbin savonius bach sumbu vertikal. Turbin air Savonius memiliki bentuk yang sangat sederhana dan kontruksi yang sangat mudah di buat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengatahui bagaimana pengaruh jumlah blade dan peralatan tambahan terhadap unjuk kerja turbin savonius bach sumbu vertikal, serta untuk mendapatkan jumlah blade dan peralatan tambahan yang menghasilkan unjuk kerja yang terbaik pada turbin savonius bach sumbu vertikal Penelitian dilaksanakan di perairan sungai Kampar Kota Bangkinang Kec. Salo, Desa Sipungguk pada tanggal 20-25 Januari 2022. Hasil penelitian menunjukkan penambahan jumlah blade dan peralatan tambahan memiliki pengaruh terhadap unjuk kerja turbin air tipe savonius bach sumbu vertikal. Dimana semakin banyak jumlah blade maka unjuk kerja turbin semakin baik. Dan penggunaan peralatan tambahan mampu membuat unjuk kerja turbin menjadi lebih baik. Unjuk kerja turbin paling baik terdapat pada jumlah blade 5 dengan menggunakan kombinasi peralatan tambahan. Dimana pada jumlah blade 5 dengan menggunakan peralatan tambahan memiliki nilai torsi tertinggi sebesar 32 N, memiliki nilai daya tertinggi yaitu sebesar 69,9 watt, memiliki nilai TSR tertinggi yaitu 1,0935 dan memiliki nilai efisiensi paling tinggi sebesar 50%.
No other version available