Art Original
Analisis Perbandingan Keekonomian Penerapan Polimer Gel Injection Pada Sumur X Berdasarkan Skema Kontrak Psc Dan Gross Split
Indonesia merupakan salah satu Negara dengan kekayaan sumber daya alam terbesar di dunia. Potensi kekayaan yang dimiliki Indonesia meliputi sumber daya hayati ataupun non hayati. Salah satu sumber daya alam yang dimiliki Indonesia ialah minyak dan gas. Namun untuk saat ini produksi minyak dan gas Indonesia sudah banyak menurun. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk meningkatkan kembali produksi migas, diantara nya ialah melakukan metode Enhanced Oil Recovery (EOR). Polimer gel injaction merupakan salah satu metode EOR yang sering digunakan didunia dan terbukti meningkatkan perolehan minyak. Selain itu polimer gel lebih ekonomis dibandingkan dengan metode yang lainnya. Metode penelitian ini adalah membahas tentang langkah-langkah analisis keekonomian pada lapangan X menggunakan sistem kontrak PSC Cost Recovery dan Gross Split. langkah penelitian yang harus dilakukan adalah pengumpulan data, perhitungan keekonomian, dan analisis sensitivitas guna mengetahui perbandingan terhadap kedua sistem kontrak kerja sama tersebut. Hasil perhitungan pada penelitian ini menunjukkan bahwa kontrak PSC Gross Split lebih menguntungkan bagi kontraktor karena hasil pendapatan bagi kontraktor adalah 6,657.30 US$M sedangkan pada untuk kontrak PSC Cost Recovery adalah 4,144.66 US$M. Selanjutnya adalah perbandingan nilai indikator keekonomian seperti NPV, IRR dan, POT. Nilai NPV PSC Cost Recovery adalah 4,108.21 US$M dan untuk Gross Split adalah 7,617.978 US$M. Selanjutnya nilai IRR untuk PSC Cost Recovery adalah 252%, sedangkan untuk Gross Split adalah 324%. Indikator keekonomian terakhir adalah POT, nilai POT PSC Cost Recovery adalah 1.03 tahun dan untuk Gross Split adalah 0.3 tahun. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa kontrak Gross Split mendapatkan hasil yang lebih baik daripada kontrak PSC Cost Recovery. Hasil dari analisis sensitivitas menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap perubahan indikator keekonomian adalah harga minyak dan juga hasil produksi minyak buminya.
No other version available