Art Original
Identifikasi Perilaku Berisiko Pengemudi Sepeda Motor Di Kota Pekanbaru
Sebagian besar masyarakat yang ada di Kota Pekanbaru menggunakan kendaraan sepeda motor sebagai alat transportasi yang banyak digunakan karena mudah dijangkau oleh ekonomi masyarakat, mempermudah ketepatan waktu dan mempermudah dalam menjangkau daerah-daerah terpencil. Masalah keselamatan di jalan sangat erat kaitannya dengan lalu lintas karena dapat menimbulkan kecelakaan. Faktor yang mempengaruhi tingkat kecelakaan dominan kesalahan dan kelalaian oleh manusia, karena perilaku saat berkendara dan tingkat kesadaran terhadap peraturan lalu lintas yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perilaku pengemudi berisiko, faktor kesalahan yang mempengaruhi perilaku pengemudi sepeda motor dan upaya pencegahan terhadap aspek keselamatan dalam berlalu lintas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Peneliti menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang merupakan masyarakat Kota Pekanbaru. Kuesioner terdiri dari 38 pernyataan terdiri dari satu variabel yaitu perilaku pengendara berisiko. Penelitian yang di gunakan pada penyebaran kuesioner ini menggunakan skala likert. Jawaban dari setiap responden kemudian diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics yaitu diuji validitas dan reliabilitas. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 100 responden terdapat berbagai variasi perilaku yang berbeda. Hasil yang didapatkan bahwa nilai mean tertinggi 4,05 dengan pernyataan ‘Saya berhenti saat sinyal lampu lalu lintas berwarna merah’. Berdasarkan hasil tanggapan para responden dapat disimpulkan bahwa masyarakat di Kota Pekanbaru Sebagian besar berperilaku baik dalam mengemudi sepeda motor.
No other version available