Art Original
Studi Komparasi Perencanaan Struktur Bangunan Tahan Gempa Menggunakan Sistem Ganda Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus
Pada perencanaan struktur tahan gempa, struktur direncanakan memiliki kekakuan struktur yang cukup agar mampu menahan beban gempa yang terjadi. Idealisasi kekakuan struktur dapat dilihat dari respons struktur berupa periode getar struktur. Oleh karena itu periode getar struktur yang terjadi pada bangunan harus dibatasi agar memenuhi kekakuan struktur yang diharapkan sehingga menghasilkan suatu desain struktur yang optimal. Sistem struktur yang baik tidak hanya mengutamakan kemampuan struktur dalam menahan beban-beban yang bekerja, tetapi juga meninjau aspek kebutuhan material struktur yang digunakan. Oleh karena itu dibutuhkan kajian lebih lanjut menenai pemilihan sistem struktur yang tepat sehingga desain yang dihasilkan memiliki keandalan dari segi kekuatan dan efisien dari segi penggunaan material konstruksi. Pada penelitian ini akan direncanakan sistem struktur bangunan yang mengambil model dari salah satu rumah susun 8 lantai yang berlokasi di Kota Jakarta. Struktur bangunan akan direncanakan dengan menggunakan struktur Sistem Rangka Beton Pemikul Momen Khusus (SRPMK) yaitu sistem struktur yang terdiri dari elemen struktur kolom dan balok untuk menahan gempa. Selain itu struktur juga akan direncanakan menggunakan Sistem Ganda yang terdiri dari elemen kolom, balok dan dinding geser sebagai struktur penahan gempa. Setelah dilakukan desain elemen struktur, maka akan diketahui volume kebutuhan material beton dan besi pada elemen kolom, balok dan dinding geser sehingga akan diketahui efisiensi penggunaan material struktur yang dihasilkan pada masing-masing sistem struktur. Dari hasil analisis diperoleh bahwa struktur yang direncanakan dengan SRPMK menghasilkan nilai gaya geser dasar (base shear) yaitu 3.597,34 kN sedangkan struktur dengan Sistem Ganda yaitu 5.199,93 kN, hal ini menunjukkan struktur Sistem Ganda memperoleh persentase nilai gaya geser dasar (base shear) lebih besar 44,47 % dibandingkan struktur SRPMK. Berdasarkan rekapitulasi volume pekerjaan struktur, total volume beton pada struktur SRPMK yaitu 1128,52 m3 sedangkan struktur Sistem Ganda yaitu 1016,45 m3. Hal ini menunjukkan bahwa dari segi penggunaan material beton, struktur dengan Sistem Ganda lebih efisien sebesar 10,89 % dibanding dengan Sistem SRPMK. Total volume besi pada struktur SRPMK yaitu 234950,54 kg sedangkan struktur Sistem Ganda yaitu 254905,20 kg. Hal ini menunjukkan bahwa dari segi penggunaan material besi, struktur dengan SRPMK lebih efisien sebesar 7,82 % dibanding dengan Sistem Ganda. Kata Kunci : Gaya Geser Dasar, Material Konstruksi, Periode Getar Struktur, Sistem Ganda, Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus
No other version available