Art Original
Pengembangan Rute Wisata Sejarah Dan Budaya Kelurahan Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau Untuk Meningkatkan Pengalaman Wisata Sejarah
Pulau Penyengat merupakan salah satu wisata unggulan yang ada di Kepulauan Riau. Pulau Penyengat terkenal dengan wisata sejarah, budaya dan religi. Objek wisata yang ada di Pulau Penyengat adalah warisan sejarah Kerajaan Melayu Riau – Lingga – Johor – Pahang pada abad ke 17 hingga abad ke 20. Akan tetapi, di Pulau Penyengat ini belum ada rute perjalanan yang menghubungkan satu objek wisata ke objek wisata yang lain sehingga pengunjung belum mendapatkan pengalaman mengenai sejarh dan budaya di Pulau Penyengat. Sehingga perlu dilakukan penelitian tentang pengembangan rute wisata sejarah dan budaya kelurahan Pulay Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau untuk Meningkatkan Pengalaman Wisata Sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dan kualitatif. Untuk mengidentifikasi objek wisata sejarah dan budaya menggunakan deskriptif kualitatif. Sedangkan untuk rute perjalanan yng ditempuh menggunakan Network Analysis, untuk persepsi pengunjung digunakan skala guttman dan mengelompokkan objek wisata berdasarkan kelas jarak objek wisata sejarah dan budaya di Pulau Penyengat menggunakan analisis cluster hierarki dengan metode Agglomerative dan sub metode Average Linkage menggunakan software SPSS 25.0. Hasil penelitian ini adalah terdapat 46 objek wisata sejarah dan budaya yang tersebar di Pulau Penyengat, berdasarkan hasil Network Analysis 34 objek wisata sejarah dan budaya yang dapat dikunjungi dan 12 lainnya tidak dapat dikunjungi karena terkendalanya akses. Diketahui 46,57% pegunjung mengetahui tentang sejarah dan budaya di Pulau Penyengat. Terdapat 4 cluster yang dikelompokkan dari keseluruhan objek wisata sejarah dan budaya berdasarkan kelas jarak kedekatan jangkauan antara objek wisata di Pulau Penyengat
No other version available