Art Original
Identifikasi Lahan Potensial Permukiman Di Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai
Pengembangan lahan potensial untuk permukiman di Kecamatan Dumai Timur perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kesesuaian dan daya dukung lahan. Saat ini, Kecamatan Dumai Timur menghadapi masalah pertumbuhan penduduk yang pesat dan kepadatan yang tidak sebanding dengan ketersediaan lahan permukiman. Hal ini menyebabkan peningkatan kebutuhan akan lahan, menambah tekanan pada lahan yang ada, dan dapat mengakibatkan konversi lahan yang tidak terencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian dan daya dukung lahan permukiman, sehingga dapat diidentifikasikan lahan potensial yang layak untuk pengembangan permukiman di wilayah tersebut. Metode kuantitatif digunakan untuk mencapai tujuan ini, dengan sistem penilaian yang mengukur kesesuaian lahan melalui penghitungan skor. Analisis kesesuaian dilakukan menggunakan teknik overlay dan skoring, sedangkan daya dukung dihitung berdasarkan tiga variabel: jumlah penduduk, standar luas kebutuhan ruang per kapita, dan luas lahan yang sesuai untuk permukiman. Hasil analisis menunjukkan bahwa lahan kategori S1 (Sangat Sesuai) mencapai 43,28% yang tersebar di seluruh kelurahan di Kecamatan Dumai Timur, menjadikannya prioritas utama untuk pengembangan permukiman baru. Lahan kategori S2 (Cukup Sesuai) mencapai 34,62% tersebar di seluruh kelurahan di Kecamatan Dumai Timur, yang juga dapat dikembangkan dengan perencanaan yang baik. Wilayah dengan daya dukung optimal, seperti Kelurahan Bukit Batrem, Jaya Mukti, Tanjung Palas, Buluh Kasap, dan Teluk Binjai, harus difokuskan dalam pengembangan permukiman baru. Identifikasi ini memprioritaskan lahan kelas S1 untuk pengembangan permukiman dan mempertimbangkan lahan S2 dengan perencanaan yang matang demi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
No other version available