Art Original
Pengaruh Penambahan Admixture Adhesive Manufacturer 78 (am78) Sebagai Bahan Campuran Terhadap Kuat Tekan Beton Dengan Metode Beton Pulih Mandiri (self Healing Concrete)
Penelitian ini menggunakan metode Self Healing Concrete yang dimana beton diharapkan mampu memperbaiki dirinya sendiri dari kerusakan retakan dengan memanfaatkan bakteri yang didapat dari ekstrak limbah sayuran. Untuk mengetahui peningkatan kekuatan beton setelah dicampur dengan bahan tambah limbah tomat dan Mastersure1007 additive dengan metode self healing concrete dengan variasi limbah sayuran 3%, dan 0,8% Mastersure 1007 dan Mengetahui pengaruh penambahan ekstrak limbah sayuran dan Mastersure 1007 pada beton dengan metode self healing concrete terhadap kuat tekan beton Penelitian ini bersifat eksperimen (reserch) yang dilakukan dilaboratorium dengan mengacu pada ISO 140440 dengan benda uji berbentuk silinder sebanyak 27 sampel. Dan akan dilakukan uji tekan. Hasil dari penelitian ini, kuat tekan beton tanpa diretakkan variasi 1% adhesive manufacturer 78 dan 3%, 5%, 7%, 9% limbah sayuran secara berturut-turut adalah 44,59 Mpa, 42,28 Mpa, 42,71 Mpa, 49,85 Mpa, 41,25 Mpa, sedangkan kuat tekan beton diretakkan variasi 3%, 5%, 7%, 9% secara berturut-turut adalah 36,85 Mpa, 38,02 Mpa, 42,16 Mpa, 44,68 Mpa. Nilai slump pada beton campuran 1% adhesive manufacturer 78 memiliki nilai 43 mm, pada beton variasi 3%, 5%, 7%, 9% secara berturut-turut adalah 44,33 mm, 45,66 mm, 48,33 mm, 53,66 mm, sedangkan beton diretakkan memiliki nilai slump variasi 3%, 5%, 7%, 9% secara berturut-turut adalah 48,66 mm, 47 mm, 44,33 mm, 42,66 mm. Pemulihan retakan pada beton yang dilihat secara visual dengan perawatan selama 28 hari, dapat menutup retakan yang berukuran sehelai rambut pada beton.
No other version available