Art Original
Korban Peminjaman Online Ilegal Dilihat Dari Perspektif Viktimologi (studi Kasus Pada Korban Pinjaman Online Ilegal Di Teluk Kuantan)
Penelitian ini meneliti tentang permasalahan pinjaman online ilegal yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pemerintah. Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus-kasus yang beredar di masyarakat. Pertumbuhan pinjaman online ilegal mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Pinjaman online ilegal memiliki prosedur yang mudah jika dibandingkan dengan prosedur meminjam di bank sehingga menjadi daya tarik dan diminati masyarakat. Umumnya faktor ekonomi menjadi alasan meminjam di pinjaman online ilegal. Dalam penagihan, korban mendapatkan ancaman teror dan kekerasan verbal. Dalam penelitian ini bertujuan membahas bagaimana peranan korban dalam terjadinya kejahatan yang dilakukan oleh pinjaman online ilegal. Penelitian ini akan dianalisis dengan menggunakan teori Criminal Function Relationship. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara dengan korban. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa korban berperan dan memiliki perilaku yang memprovokasi pelaku melakukan kejahatan yaitu meminjam di pinjaman online ilegal dan terlambat membayar hutang. Merujuk pada teori Criminal Function Relationship, korban dikategorikan sebagai Provocative Victims. Kerugian yang ditimbulkan seperti stress, kecemasan, dan penyalahgunaan data pribadi. Selain itu terdapat korban tidak langsung yaitu kerabat korban
No other version available