Art Original
Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Pada Angkutan Massal Transmetro Kota Pekanbaru (studi Kesetaraan)
Penyandang disabilitas termasuk warga negara Indonesia yang memiliki hak serta kewajiban yang sama dengan warga negara yang lainnya. Dikarenakan hal tersebut, mereka harus diberikan perhatian yang lebih serius dan diberikan prioritas oleh Pemerintah karena disabilitas itu termasuk kedalam permasalahan kesejahteraan sosial dimana mereka sulit untuk mendapatkan kemudahan untuk mengakses baik itu pekerjaan, pendidikan, serta transportasi. Namun jika dilihat dari realitanya atau kondisi lapangan yang ada sekarang bahwa penyediaan bentuk pelayanan untuk disabilitas sangat minim ditemukan, salah satunya mengenai penyediaan aksesbilitas transportasi untuk disabilitas. Karena hal itu peneliti tertarik untuk meneliti Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Pada Angkutan Massal Transmetro Kota Pekanbaru (Studi Kesetaraan) yang mana aturan ini berisi tentang standar pelayanan untuk transportasi dan disabilitas itu memiliki hak atas pemanfaatan akses sarana dan prasarana antara lain yaitu transportasi. Yang mana penelitian ini menggunakan konsep teori implementasi menurut Merilee S. Grindle yang menyatakan bahwa terdapat indikator untuk melihat keberhasilan pengimplementasian suatu kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil pada penelitian ini menjelaskan bahwa belum optimalnya implementasi kebijakan dikarenakan masih banyak faktor yang menghambatnya.
No other version available