Art Original
Analisis Pendapatan Usahatani Karet Di Desa Pinggir Kecamatan Piggir Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau
Analisis Pendapatan Usahatani Karet di Desa Pinggir Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau dibawah bimbingan Bapak Dr. Azharuddin M Amin, M. Sc. Usahatani karet adalah usaha yang dilakukan petani dalam memperoleh pendapatan dengan jalan memanfaatkan tanaman karet, tenaga kerja dan modal yang mana sebagian dari pendapatan yang diterima digunakan untuk membiayai pengeluaran yang berhubungan dengan usahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) Karakteristik petani dan profil usahatani karet di Desa Pinggir Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis 2) Penggunaan faktor produksi, biaya produksi, produksi, harga, pendapatan petani dan efisiensi usahatani karet di Desa Pinggir Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pinggir Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau selama 6 (enam) bulan yang dimulai pada bulan Februari sampai dengan bulan Juli 2023. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan boring sampling (Secara acak sederhana) pada petani karet yang berada di Desa Pinggir Kecamatan Pinggir. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Jenis data yang digunakan terdiri dari data Deskriptif Kuantitatif dan Kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik Petani Karet di Desa Pinggir rata-rata umur diperoleh 42 tahun, yang berarti petani karet di daerah penelitian tergolong dalam kelompok usia produktif. Rata-rata lama pendidikan petani 6-9 tahun atau setara dengan SD dan SMP. Rata-rata pengalaman berusahatani karet 15 tahun, dan jumlah tanggungan keluarga rata-rata petani karet sebanyak 3 jiwa. Biaya produksi usahatani karet di Desa Pinggir yang dikeluarkan yaitu sebesar Rp 1.374.417 Ha/Bulan, dimana biaya terbesar yaitu Rp 811.890,63 Ha/Bulan pada penggunaan tenaga kerja untuk kegiatan pembersihan lahan, pemupukan, penyemprotan dan penyadapan, pendapatan kotor diperoleh sebesar Rp 2.762.775 Ha/Bulan, dengan produksi sebesar 376,50 kg dengan harga karet 7.338 /kg; pendapatan bersih sebesar Rp 1.388.358 Ha/Bulan, efesiensi atau RCR diperoleh sebesar 2,01 (>1), hal ini menunjukan bahwa usahatani karet di Desa Pinggir Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis layak diteruskan dan dikembangkan. Kata Kunci: Tanaman Karet, Karakteristik Petani, Pendapatan
No other version available