Art Original
Peramalan Produksi Crude Palm Oil (cpo) Di Provinsi Riau Dengan Pendekatan Model Arima (autoregresif Integrated Moving Average)
Peramalan Produksi Crude Palm Oil (CPO) di Provinsi Riau Dengan Pendekatan Metode ARIMA (Autoregresif Integrated Moving Average). Di bawah bimbingan Bapak Dr. Azharuddin M. Amin, M.Sc. Peningkatan produksi minyak sawit (CPO) perlu dilakukan pengamatan setiap tahunnya dan melakukan peramalan produksi untuk tahun berikutnya. Peramalan produksi digunakan untuk mengetahui potensi produksi CPO dimasa yang akan dating. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis pola data produksi CPO di provinsi Riau. (2) Menetapkan model peramalan tentatif untuk peramalan produksi CPO di Provinsi Riau. (3) Meramalkan produksi CPO lima belas tahun mendatang di Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah metode studi Pustaka. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan dari Juli-Desember 2022. Data produksi CPO yang digunakan dari tahun 1992-2021. Jenis data yang digunakan adalah sekunder yang bersumber dari data Statistik Perkebunan Kelapa Sawit provinsi Riau. Data dianalisis dengan menggunakan metode time series ARIMA dengan bantuan software minitab 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pada pola data asli produksi CPO Provinsi Riau 30 tahun terakhir mulai dari tahun 1992-2021 menujukkan pergerakan naik turun, namun cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun; Metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) yang diproses dengan menggunakan software eviews minitab versi 21 dapat mengidentifikasi ada tiga model ARIMA yang dapat digunakan dalam meramalkan jumlah produksi minyak sawit mentah yaitu ARIMA (0,1,1), (1,0,1), dan (1,1,1). Ke tiga model tersebut di uji kembali dengan diagnosa residual, hasil dari diagnosa residual di dapat lah model ARIMA terbaik yakni model ARIMA (1,1,1); dan hasil peramalan CPO di Provinsi Riau diketahui bahwa nilai estimasi peramalan lima belas tahun mendatang mengalami peningkatan dari tahun 2022 sampai 2036. Pada tahun 2022 sebanyak 10.118.645 ton dan tahun 2036 sebanyak 14.867.896 ton.
No other version available