Art Original
Analisis Stabilitas Bronjong Pada Tebing Sungai Di Desa Sering Kabupaten Pelalawan
Salah satu penyebab kerusakan tebing sungai sebelum dilakukan perbaikan adalah gerusan kaki tebing yang tidak mampu menahan gerusan arus. Gerusan ini diakibatkan oleh banjir dan arus aliran sungai. Lalu gerusan ini semakin lama berkembang menjadi lebih dalam sehingga mengurangi stabilitas tebing. Jika tidak segera diatasi maka akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Kerusakan yang terjadi pada tebing sungai akun merusak bangunan-bangunan persungaian dan membahayakan keselamatan masyarakat disekitar sungai. Salah satu upaya yang di lakukan ialan menambahkan perkuatan dengan bronjong Penelitian ini dilakukan dengan untuk mendapatkan nilai faktor aman (safety factor) pada lokasi penelitian dengan menggunakan perhitungan manual menggunakan metode Fellenius dan untuk mengetahui hasil perbandingan. nilai factor aman (safety factor) hasil analisis stabilitas lereng menggunakan program bantu plaxis dengan menggunakan perhitungan manual metode fellemius sebelum dan sesudah di perkuat. Berdasarkan hasil dari penelitian diperoleh analisis stabilitas lereng kondisi eksisting setelah perencanaan dinding penahan tanah di Desa Sering Kabupaten Pelalawan dengan metode Fellenius (Ordinary Method Of Slice) didapatkan nilai dari faktor keamanan sebesar 1,237 pada lereng asli dengan kondisi normal tanpa perkuatan. Hal ini menandakan lereng tersebut dalam keadaan tidak stabil atau tidak aman. Sedangkan perhitungan menggunakan bantuan software plaxis 2023 kondisi lereng asli tanpa perkuatan didapatkan nilai faktor keamanan sebesar 1,369 dimana menandakan lereng tersebut tidak aman dan dilakukan perkuatan. Lalu dilakukan dengan perkuatan tiang pancang didapatkan nilai dari faktor keamanan sebesar 2,420. Dengan ini lereng dinyatakan aman karena melebihi dari nilai faktor keamanan dinding penahan tanah 1,5 menurut SNI 8460:2017.
No other version available