Text
Pengaruh Trichokompos Dan Poc Limbah Darah Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Trichokompos dan POC Limbah Darah Sapi terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, jalan Kaharuddin Nasution No. 113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, mulai dari bulan September - November 2020. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis Trikocompos (T) yang terdiri 4 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah Limbah Darah Sapi (D) yang terdiri dari 4 taraf dan 16 kombinasi perlakuan terdiri 3 kali ulangan, sehingga diperoleh 48 plot percobaan. Dimana masing-masing plot terdiri dari 16 tanaman, dan 6 tanaman sebagai sampel, sehingga diperoleh keseluruhannya yaitu 768 tanaman. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa interaksi pemberian trichokompos dan limbah darah sapi berpengaruh terhadap jumlah umbi per rumpun, berat umbi basah per rumpun, berat umbi kering per rumpun, berat umbi kering per umbi dan persentase susut umbi. Kombinasi perlakuan terbaik adalah (T3D2) dosis trichokompos 2,25 kg/plot dan limbah darah sapi 300 ml/L air, pengaruh utama pemberian trichokompos berpengaruh terhadap laju pertumbuhan relative, tinggi tanaman dan umur panen. Perlakuan terbaik adalah (T3) dosis trichokompos 2,25 kg/plot, pengaruh utama pemberian limbah darah sapi berpengaruh terhadap laju pertumbuhan relative, tinggi tanaman dan umur panen. Perlakuan terbaik untuk laju pertumbuhan relatif dan tinggi tanaman adalah (D2) dosis limbah darah sapi 300 ml/L air. Sedangkan perlakuan terbaik untuk umur panen adalah (D3) dosis 450 ml/L air.
No other version available