Art Original
Pengaruh Kriteria Air Kelapa Muda Sebagai Hormon Alami Dan Bap Terhadap Regenerasi Anggrek Dendrobium Sp Secara In-vitro
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kriteria air kelapa muda sebagai hormon alami dan BAP terhadap regenerasi anggrek Dendrobium sp secara in-vitro. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Faperta-UIR, Jalan Kaharuddin Nasution N0.113 Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru. Dimulai dari bulan Mei-Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan RAL faktorial, faktor pertama adalah kriteria Air kelapa muda (tanpa air kelapa, cengkir, degan dan daging keras), faktor kedua adalah konsentrasi BAP (0, 1, 2, 3) mg/L. Sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan maka ada 48 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 3 botol sehingga berjumlah 144 botol. Parameter yang diamati ialah umur terbentuk tunas, jumlah tunas per eksplan, tinggi tunas, persentase eksplan membentuk tunas, umur muncul akar, jumlah calon planlet per eksplan, panjang akar, persentase eksplan membentuk akar. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kriteria air kelapa muda dan konsentrasi BAP memberikan pengaruh nyata terhadap umur terbentuk tunas, jumlah tunas per eksplan, tinggi tunas, umur muncul akar, jumlah calon planlet per eksplan dan panjang akar. Hasil terbaik adalah air kelapa muda dengan kriteria daging keras dan konsentrasi BAP 2 mg/L. Pemberian air kelapa muda secara tunggal memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap semua parameter kecuali persentase eksplan membentuk tunas, dengan kriteria air kelapa muda terbaik adalah degan. Pemberian BAP secara tunggal memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap semua parameter kecuali persentase eksplan membentuk tunas dengan konsentrasi terbaik 2 mg/L
No other version available