Art Original
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Baznas (simba) Pada Baznas Kabupaten Siak, Provinsi Riau
SIMBA bertujuan untuk mengatasi masalah pengintegrasian data pengelolaan dana zakat antara BAZNAS Pusat dan BAZNAS Daerah yang mana bertujuan tercipta pelaporan dana zakatb yang transparan dan akuntabel. Namun didalam pelaksanaannya terdapat kendala di dalam menjalanakannya seperti Muzakki dan Muztahik yang kurang antusias mengenai apa itu SIMBA, serta manfaat dan tujuannya. Lalu kurangnya minat dan kesadaran masyarakat didalam membayar zakat. Sedangkan untuk pengurus BAZNAS terdapat beberapa hambatan di dalam menjalankan aplikasi SIMBA untuk pengelolaan data dana zakat di Kabupaten Siak. Metode yangh digunakana menggunakan pendekatan Analisis Deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan mengumpulkan berbagai dokumen, jurnal dan buku yang berkaitan. Informan terdiri dari 21 informan kunci yaitu petinggi SiMBA, Muzakki dan Mustahik. Analisis data dimulai dengan proses penyuntingan, klasifikasi, verifikasi, analisis, dan perumusan kesimpulan. Teori yang dipakai menggunakan teori Edward III dengan berdasarkan 4 faktor: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya Implementasi SIMBA pada BAZNAS Kabupaten Siak telah dilaksanakan dengan baik, efisien dan efektif oleh BAZNAS di Kabupaten Siak. Namun ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya hambatan atau kendala didalam menjalankan aplikasi SIMBA seperti Kurangnya pengetahuan, antusiasme serta kesadaran Muzakki dan Mustahik mengenai zakat dan aplikasi SIMBA, serta untuk pengurus BAZNAS Kabupaten Siak adanya hambatan jaringan internet yang mengganggu aktifitas pengelolaan dana zakat dan kurangnya personil pengurus BAZNAS Kabuaten Siak yang khusus mengelola aplikasi SIMBA sehingga adanya hambatan di dalam mengelola dana zakat melalui aplikasi SIMBA. Oleh karena itu, penulis memberi saran, 1. Perlunya segi peningkatan kualitas internet agar tidak terjadi kendala didalam mengintegrasi antara BAZNAS pusat dan daerah begitu pun sebaliknya, 2. Perlu peningkatan skill atau kemampuan anggota / amil di BAZNAS Kabupaten Siak, agar memperlancar dalam pengelolaan zakat do BAZNAS Kabupaten Siak, 3. Untuk Muzakki dan Mustahik perlu ditingkatkan lagi sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya zakat dan Aplikasi SIMBA. Sehingga mengoptimalkan potensi zakat yang ada dikabupaten Siak dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Siak.
No other version available