Art Original
Perhitungan Jumlah Transfer Crude Oil Dengan Metode Quantity Accounting System (qas) Dari Gathering Station Pt.x Menuju Ke Kilang Dumai Dengan Menerapkan Ketentuan Astm Dan Api
Minyak mentah (Crude Oil) yang sudah ditampung di stasiun pengumpul akan dikirim ke Kilang Minyak (Oil Refinery) untuk diolah menjadi produk petroleum yang bisa digunakan. Masalah yang sering terjadi pada saat operasi pengiriman minyak adalah perbedaan perhitungan volume transfer minyak mentah antara pihak pengirim dan penerima. Kehilangan minyak pada saat pengiriman minyak tidak bisa dihindari dalam industri minyak baik pada saat transportasi ataupun saat pengolahan minyak. Kerugian tersebut bisa disebabkan oleh sifat dasar minyak seperti penguapan (evaporation loss), kebocoran pipa, kesalahan alat ukur, pencurian dan lain sebagainya. Untuk menghindari terjadinya kerugian minyak dan permasalahan perhitungan bagi pihak pengirim dan penerima maka dilakukan perhitungan transfer minyak mentah menggunakan metode Quantity Accounting System. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pelaporan arus minyak yang accountable dan auditable maka dilakukan perhitungan arus minyak dengan menggunakan metode Quantity Accounting Sytem (QAS). Untuk mendapatkan perhitungan yang bisa dipertanggungjawabkan maka dilakukan perhitungan data dari pengukuran minyak mentah yang sudah dilakukan, menggunakan tabel tangki yang benar, ketelitian perhitungan dan memperoleh hasil perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan pada seluruh aktivitas minyak indonesia.
No other version available