ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penerapan Asas Restorative Justice Dalam Tindak Pidana Penadahan Di Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Dumai
Bookmark Share

Art Original

Penerapan Asas Restorative Justice Dalam Tindak Pidana Penadahan Di Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Dumai

Muhammad Osama - Personal Name; M. Musa - Personal Name;

ABSTRAK Pendekatan keadilan restoratif selalu di terapkan dalam perkara di luar norma tersebut seperti perkara penadahan yang baru-baru ini diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Dumai. Peran penegak hukum terkait hal tersebut patut diberi apresiasi melihat masih banyak aparat-aparat penegak hukum yang masih berpandangan retributif. Penelitian ini dimaksud 1) untuk mengetahui penerapan asas Restorative Justice dalam tindak pidana penadahan di Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Dumai, 2) untuk mengetahui hambatan yang timbul dalam penerapan asas Restorative Justice dalam tindak pidana penadahan di Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Dumai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara survey. Sedangkan sifat penelitian adalah terkategorikan dalam penelitian deskriptif dengan menggambarkan sejumlah hasil observasi. Pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dengan responden penelitian yang telah ditetapkan. Temuan hasil penelitian ini bahwa penerapan asas Restoratif Justice di wilayah Kejaksaan Negeri Dumai berdasarkan Peraturan kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020. Mekanisme penghentian penuntutan dengan cara perdamaian antara korban dan pelaku dengan melibatkan keluarga korban, keluarga pelaku, dan tokoh masyarakat, yang dimulai dari upaya kesepakatan antara kedua belah pihak, tanpa adanya tekanan, paksaan, dan intimidasi, dilanjutkan dengan upaya pencatatan kesepakatan tersebut oleh pihak kejaksaan sampai dihentikannya penuntutan berdasarkan perdamaian antara pelaku dan korban tersebut. Hambatan yang di hadapi dalam penerapan restorative justice yakni peraturan kejaksaan tidak ada informasi mengenai apa parameter yang digunakan penuntut umum dalam memutuskan suatu kasus perkara pidana, ada juga keluarga yang tidak mau memaafkan kesalahan pelaku. Hambatan lain juga dari sumber daya manusia kejaksaan, adanya benturan kepentingan antara pelaku dan korban tindak pidana dan masyarakat yang mempunyai budaya serta kultur hukum tersendiri.


Availability
#
Ilmu Hukum (Ilmu Hukum) Hukum 340 Muh P
245900
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 340 Muh P
Language
Indonesia
NPM
201010387
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Tindak Pidana
Restorative Justice
Penadahan
Kejaksaan Dumai
Other Information
Petugas
Handi
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?