Art Original
Identifikasi Penggunaan Lahan Sempadan Sungai Indragiri Di Desa Pekan Heran Di Kecamatan Rengat Barat
Penggunaan lahan di kawasan sempadan sungai tentunya akan menimbulkan permasalahan yang tidak sedikit bagi wilayah perkotaan maupun wilayah pedesaan. Tentu saja pemanfaatan lahan di kawasan sempadan sungai ini cenderung tidak terkontrolnya persebaran bangunannya. Perubahan garis sempadan sungai terjadi karena adanaya akresi maupun abrasi yang di pengaruhi oleh arus sungai atau daya rusak air dan terjadinya erosi di daratan. Perubahan garis sempadan sungai di sertai dengan berubahnya pemanfaatan guna lahan oleh penduduk. Perubahan tersebut tidak adanya pengendalian oleh pihak instansi yang berwenang, tentu hal ini akan berdampak luas terhadap permukiman. Penelitian ini menggunakan Pendekatan deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan hasil pemetaan (maps) yang diamati memalui peta citra satelit yang dilakukan overlay. Sehingga dari peta yang diambil dari tahun 2015 hingga tahun 2020 didapat perubahan gari sempadan sungai yang di sebabkan akresi maupun abrasi, sementara hasil identifikasi di lapangan ditemukan perubahan guna lahan di sempadan sungai dari semula lahan tidak terbangun atau lahan terbuka hijau menjadi lahan terbangun berupa permukiman penduduk. Hasil overlay perubahan garis sempadan sungai menggunakan peta citra satelit dari tahun 2016 hingga tahun 2020 adalah 0,31 meter dan yang besar adalah 16,91 meter. Berdasarkan hasil penggunaan lahan yang berada di daerah sekitar sempadan sungai Desa Pekan Heran lebih dominan vegetasi sebesar 437919,43 m² serta permukiman dengan luas 43764,17 m². Sebagian besar lahan yang digunakan masyarakat di daerah sekitar sempadan sungai merupakan lahan milik masyarakat sendiri dengan status kepemilikan bersertifikat, surat desa, akan tetapi juga ada yang masih belum memiliki sertifikat atau surat desa.
No other version available