Art Original
Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt. Perkebunan Nusantara V Pekanbaru Provinsi Riau
Analisis Kinerja Keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara V Pekanbaru Provinsi Riau, Dibawah Bimbingan Ibu Ilma Satriana Dewi, SP., M.Si. Kinerja keuangan perusahaan merupakan hasil dari banyak keputusan individu yang dibuat secara terus menerus oleh manajemen untuk menghasilkan keuntungan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara V Pekanbaru ditinjau dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas periode 2018-2022 dan analisis perbandingan vertikal periode 2021- 2022. Dalam penelitian ini metode yang digunakan studi kepustakaan, tempat penelitian ini dilakukan di PT. Perkebunan Nusantara V yang berlokasi di jalan Rambutan Pekanbaru Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan selama selama 6 Bulan yang dimulai pada bulan Januari sampai dengan Juni 2023. Data yang digunakan berupa data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan analisis rasio keuangan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa rasio likuiditas untuk current ratio dan quick ratio dapat dikatakan kurang baik dan belum mampu untuk membayar seluruh kewajiban lancarnya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan Sedangkan cash ratio dikatakan sangat baik. Berdasarkan rasio solvabilitas yaitu debt to total assets dan debt to equity ratio dapat disimpulkan bahwa kurang baik dan belum mampu untuk membayar seluruh kewajiban perusahaan dengan menggunakan seluruh aktiva dan modal yang dimiliki perusahaan. Berdasarkan rasio profitabilitas dapat disimpulkan bahwa net profit margin dan return on asset perusahaan dapat dikatakan tidak baik dan belum mampu untuk menghasilkan laba bersih. Sedangkan gross profit margin dan return on equity dapat dikatakan sangat baik. Berdasarkan rasio aktivitas yaitu total assets turnover dan working capital turnover maka dapat disimpulkan bahwa rasio aktivitas untuk total assets turnover dapat dikatakan kurang baik dan belum mampu untuk mengelola seluruh aktiva perusahaan yang terdiri dari aktiva lancar dan aktiva tetap untuk menghasilkan penjualan dan untuk working capital turnover dapat dikatakan sangat baik. Berdasarkan hasil perbandingan analisis vertikal yang dilakukan pada tahun 2021-2022 maka dapat disimpulkan bahwa perbandingan untuk tingkat likuiditas perusahaan pada tahun 2022 lebih baik dari pada tahun sebelumnya. Tingkat solvabilitas dapat disimpulkan perbandingannya untuk tingkat solvabilitas pada tahun 2022 menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Berdasarkan profitabilitas/rentabilitas perusahaan dapat disimpulkan bahwa perbandingan pada tahun 2021-2022 untuk tingkat profitabilitas perusahaan dapat dikatakan baik di karenakan jumlah persen sudah mencapai standar industri.
No other version available