Art Original
Pengaruh Trichoderma Sp. Dan Poc Kulit Jengkol Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Bawang Merah (allium Ascalonicum L)
Penelitian tentang pengaruh Trichoderma sp. dan POC kulit jengkol terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicium L) telah dilaksanakan di kebun Asrama Putra Universitas Islam Riau selama 3 bulan, dari bulan Agustus sampai Oktober 2022. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi dan pengaruh utama Trichoderma sp. dan POC kulit jengkol terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama Trichoderma sp. dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0, 6, 9, 12 g per tanaman dan faktor kedua konsentrasi POC kulit jengkol dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0, 3%, 6%, 9% (POC Kulit Jengkol 30 ml + 970 ml air/liter) sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, laju pertumbuhan relative (LPR), umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering umbi per rumpun, susut bobot umbi, dan grade bawang merah. Data dianalisis secara analisis ragam dan dilanjutkan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi Trichoderma sp. dan POC kulit jengkol nyata terhadap parameter jumlah daun, laju pertumbuhan relative (LPR), jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, dan susut bobot. Perlakuan terbaik adalah kombinasi dari Trichoderma sp. 12 g per tanaman dan POC kulit jengkol 9% (POC Kulit Jengkol 90 ml/liter)
No other version available