Art Original
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Tenggek Burung (melicope Ptelefolia) Terhadap Bakteri Aeromonas Hydrophila, Pseudomonas Aeruginosa Dan Vibrio Algynoliticus
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun tenggek burung terhadap pertumbuhan bakteri A. hydrophila, P. aeruginosa dan V. algynoliticus dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun tenggek burung yang baik untuk menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila, P. aeruginosa dan V. algynoliticus. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak daun tenggek burung, etanol 95%, bakteri A. hydrophila, P. aeruginosa dan V. algynoliticus. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dan eksperimental 5 perlakuan 2 ulangan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), yaitu P1 kosentrasi (10%), P2 konsentrasi (20%), P3 konsentrasi (30%), P4 konsentrasi (40%) dan P5 konsentrasi (50%) teah menunjukkan zona hambat pada bakteri patogen. Konsentrasi 10% dan 50% menunjukkan konsentrasi yang efektif dan dikategorikan kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila, P. aeruginosa dan V. algynoliticus. Hasil dari uji fitokimia menunjukkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam ekstrak daun tenggek burung (M. ptelefolia) adalah alkaloid, fenolik, flavonoid, steroid, dan saponin. Ekstrak daun tenggek burung (M. ptelefolia) efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila, P. aeruginosa dan V. algynoliticus dan zona hambat yang dihasilkan termasuk dalam kategori kuat.
No other version available