Art Original
Analisis Usahatani Ikan Patin Di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Provinsi Riau
Usahatani ikan patin diharapkan dapat menguntungkan dan mensejahterakan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: karakteristik petani dan profil usahatani ikan patin; teknik budidaya, penggunaan sarana produksi dari usahatani ikan patin; dan jumlah biaya, produksi, pendapatan dan efisiensi usahatani ikan patin. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru dari bulan Juli 2021 sampai Desember 2022. Metode yang digunakan adalah metode survei. Responden dipilih secara sensus yaitu semua petani yang membudidayakan ikan patin dijadikan sampel berjumlah 10 orang. Analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan: rata-rata umur petani 42 tahun, tingkat pendidikan 11 tahun (SMA), pengalaman selama 10 tahun dan jumlah tanggungan keluarga 3 jiwa. Profil usaha diperoleh rata-rata jumlah keramba 7 unit. Jumlah benih yang ditebarkan 1540 ekor/keramba. Penggunaan faktor produksi: keramba rata-rata7 unit dengan luas rata rata 7 m2. Sedangkan rata-rata produksi sebanyak 3770 kg/periode produksi. Biaya produksi Usahatani Ikan Patin di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru diperoleh sebesar Rp41.776.171/periode produksi, penggunaan biaya variabel sebesar Rp.40.209.200/priode produksi dan penggunaan biaya tetap adalah sebesar Rp1.566.971/periode produksi, pendapatan kotor diperoleh sebesar Rp64.090.000/periode produksi, sedangkan pendapatan bersih diperoleh sebesar Rp22.313.829/ periode produksi dan RCR sebesar 1,51. Pembudidaya di Kota Pekanbaru menguntungkan dan layak untuk di usahakan.
No other version available