Art Original
Analisis Perbandingan Keuntungan Pengembangan Lapangan Gas Sa Berdasarkan Skema Kontrak Psc Dan Gross Split
Analisis Perbandingan Keuntungan Pengembangan Lapangan Gas SA Berdasarkan Skema Kontrak PSC Cost Recovery dan Gross Split †ini bertujuan untuk menganalisa sistem kontrak bagi hasil migas yang ada di Indonesia saat ini yaitu Production Sharing Contract (PSC) Cost Recovery dan Gross Split serta membandingkan hasil perhitungan keekonomian dari kedua sistem kontrak tersebut. Terdapat beberapa perbedaan dalam sistem kontrak yang ada dalam PSC Cost Recovery dan Gross Split terutama dalam skema Gross Split yang dimana komponen Cost Recovery dihilangkan. Peraturan baru tersebut dimunculkan melalui Permen ESDM No.08 Tahun 2017 dan direvisi dengan Permen No.52 Tahun 2017. Pada penelitian lapangan SA bertujuan untuk membandingkan keekonomian antara kedua skema PSC tersebut. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menggunakan PSC Cost Recovery didapatkan nilai NPV 10% sebesar 4.758 MMUSD, IRR sebesar 27,4%, POT pada tahun ke 6.78 Contractor Take sebesar 28.537,03 MMUSD, dan Government Take sebesar 42.805,54 MMUSD. Hasil keekonomian pada PSC Cost Recovery tersebut lebih baik dibandingkan dengan hasil pada PSC Gross Split dengan hasil NPV 10% sebesar 4.348 MMUSD, IRR sebesar 24,6%, POT pada tahun ke 8,42 Contractor Take sebesar 19.013,45 MMUSD, dan Government Take sebesar 51.929,25 MMUSD. Dari kedua skema PSC tersebut, parameter yang paling berpengaruh terhadap NPV dan IRR nya adalah produksi gas.
No other version available