Art Original
Analisis Perforasi Metode Shaped Charges Pada Pergantian Zona Produksi Lapisan X Sumur Y-02 Menggunakan Software Pipesim
Sumur Y-02 mengalami penurunan laju alir produksi dimana berdasarkan hasil analisis pada sumur tersebut, ditemukan masalah yaitu zona produksi yang telah mencapai economic limit nya, sehingga untuk menaikkan kembali laju alir produksi perlu dilakukan pergantian zona produksi pada sumur tersebut. Pergantian zona produksi pada sumur migas bisa dilakukan dengan cara perforasi. Perforasi dilakukan dengan membuat lubang pada casing melewati semen sehingga fluida dari formasi dapat mengalir ke sumur. Perforasi yang dilakukan pada sumur Y-02 menggunakan metode shaped charges dimana pada metode ini perforasi dilakukan dengan menggunakan bahan peledak berdaya ledak tinggi untuk memberikan efek pressure punch sehingga menciptakan efektifitas pelubangan terhadap piercing baja, semen dan batuan pada saat melakukan perforasi. Selain dari metode yang tepat, pemilihan nilai densitas perforasi dan phase angle juga perlu dilakukan analisis agar mendapatkan hasil perforasi yang optimal. Penelitian ini menganalisis pengaruh antara densitas perforasi 3 spf, 4 spf dan 6 spf dengan phase angle 60°, 120° dan 45/135° terhadap keberhasilan perforasi yang ditandai oleh nilai skin terendah. Design perforasi pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan software pipesim. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapat hasil nilai skin terendah yang ditunjukkan oleh skema perforasi dengan densitas perforasi 6 spf dan phase angle 60°. Selain itu peneliti juga melakukan analisis nodal guna menentukan flowrate sumur Y-02. Nilai flowrate yang didapat setelah melakukan analisis nodal adalah 593.587 STB/day dengan pressure at nodal analysis point 444.8437 psia.
No other version available