Art Original
Dinamika Pembangunan Sarana Dan Prasarana Umum Di Kelurahan Kotalama Kecamatan Kunto Darusalam Kabupaten Rokan Hulu (rumah Ibadah Tahun 2016-2020)
DINAMIKA PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA UMUM DI KELURAHAN KOTALAMA KECAMATAN KUNTO DARUSSALAM KABUPATEN ROKAN HULU (Rumah Ibadah Tahun 2016-2020) ABSTRAK Oleh ALY YUSUF Pendirian rumah ibadah di kelurahan Kotalama Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu menjadi sebuah konflik dikarenakan ada ketidaksepahaman dalam menanggapi rencana pendirian tersebut, karena ada berbagai faktor. Dalam pendiriannya tentu harus mengacu pada hukum yang berlaku melalui peraturan – peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Salah satu rumah ibadah yang menjadi konflik di kelurahan Kotalama adalah pembangunan gereja HKPB Sei Intan, yang dibangun didaerah mayoritas muslim, sehingga membuat keresahan dan ketidaknyamanan masyarakat sekitar pembangunan gereja tersebut, sementara masyarakat yang membangun gereja tersebut bukanlah penduduk asli Kelurahan Kotalama, melainkan masyarakat pendatang yang merupakan pensiunan Perusahaan PTPN V yang berkedudukan di Kecamatan Pagaran Tapah. Penelitian ini menggunakan teori Duddley dan Jeremy yaitu ideas, peranan lembaga, peran individu, dan kepentingan yang dijadikan sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui dan menganalisis Dinamika Pembangunan Sarana Dan Prasarana Umum Di Kelurahan Kotalama Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rumah Ibadah tahun 2016 - 2020). Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey deskriptif dengan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang dengan Camat, Lurah, dan Datuk Adat sebagai key informan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara serta analisis data dalam situs yang dikembangkan oleh Miles Huberman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahwa Dinamika Pembangunan Sarana dan Prasarana Umum di Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rumah Ibadah Tahun 2016-2020) belum terlaksana secara maksimal dan perlu ditingkatkan lagi berdasarkan indikator dimensi ide, dimensi kepentingan, dimensi institusi dan dimensi individual. Hal ini disebabkan pembangunan rumah ibadah berupa gereja di Kelurahan Kota Lama dianggap sudah melanggar keputusan Nogori yang menyatakan tidak boleh membangun rumah ibadah di kelurahan kota lama kecuali rumah ibadah agama Islam hal ini dikarenakan pada Kecamatan Kunto Darussalam merupakan tempat kerajaan islam di Kabupaten Rokan Hulu pada zaman dahulu dan itu masih menjadi adat sampai sekarang ini. Kata Kunci : , , Rumah Ibadah
No other version available