Art Original
Analisis Aktivitas Komunikasi Verbal Dan Nonverbal Dalam Mengajar Siswa Tunarungu Di Slb Pelita Nusa Pekanbaru
Penelitian ini mengeksplorasi komunikasi verbal dan non verbal dalam proses pembelajaran siswa tunarungu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Menggunakan teori komunikasi interpersonal. Informan yang digunakan adalah sebanyak 8 orang. Hasil dari penelitian ini adalah meskipun siswa tunarungu umumnya mengalami keterbatasan dalam komunikasi verbal seperti berbicara, mendengar, membaca, dan menulis, guru tetap mendorong penggunaan komunikasi verbal sebagai langkah awal dalam interaksi dan pembelajaran. Penggunaan komunikasi verbal meliputi latihan berbicara dan membaca untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan literasi dan artikulasi. Namun, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi non verbal khususnya bahasa isyarat dan vokalik memainkan peran yang lebih dominan dan efektif dalam proses pembelajaran. Komunikasi antar murid juga sangat bergantung pada bahasa isyarat. Ekspresi wajah dan gerakan tubuh juga digunakan untuk memperjelas pesan dan meningkatkan pemahaman. Dalam kelas, metode komunikasi total yang menggabungkan verbal dan non verbal diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung. Guru mengintegrasikan kedua jenis komunikasi ini, menyesuaikan dengan kebutuhan individual siswa, untuk memastikan mereka dapat berpartisipasi aktif dan efektif dalam pembelajaran. Kata Kunci: Komunikasi Verbal, Nonverbal, Komunikasi Total, Tuna Rungu
No other version available