Art Original
Pengaruh Poc Kulit Jengkol Dan Bokashi Ampas Sagu Terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Kelor (moringa Oleifera L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi POC Kulit Jengkol dan Bokashi Amps Sagu terhadap pertumbuhan stek tanaman kelor. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau. Jalan Kharuddin Nasution km 11, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Waktu penelitian ini dimulai bulan Juli sampai dengan November 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi POC Kulit Jengkol (P) 0, 20, 40 dan 60 ml/liter, sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk Bokashi Ampas Sagu (B) 0, 125,250, dan 375 g/tanaman. Parameter yang diamati yaitu Presentase Tumbuh Stek, jumlah tunas per stek, Tinggi Tanaman, Umur Muncul Tunas, Jumlah Tangkai Daun, Berat Daun Segar, Jumlah Anak Daun, dan Diameter Batang. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC Kulit Jengkol dan Bokashi Ampas Sagu memberikan pengaruh nyata terhadap Presentase Tumbuh Stek, Jumlah Tunas Per Stek, Tinggi Tanaman, Umur Muncul Tunas, Jumlah Tangkai Daun, dan Berat Daun Segar. Perlakuan terbaik adalah kombinasi dosis POC Kulit Jengkol 60 ml/liter dan Pupuk Bokashi Ampas Sagu 375 g/tanaman. Pengaruh utama POC Kulit Jengkol nyata terhadap Presentase Tumbuh Stek, Jumlah Tunas Per Stek, Tinggi Tanaman, Umur Muncul Tunas, Jumlah Tangkai Daun, dan Berat Daun Segar. Perlakuan terbaik adalah konsentrasi dosis POC Kulit Jengkol 60 ml/liter. Pengaruh utama pupuk Bokasi Ampas Sagu nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah dosis Bokashi Ampas Sagu 375 g/tanaman. Kata Kunci : Bokashi Ampas Sagu, Kelor, POC Kulit Jengkol
No other version available