Art Original
Implementasi Program Tanggung Jawab Sosialperusahaan Ptpn V Dalam Mendukung Programperencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau
Orientasi badan usaha selama ini hanya berfokus pada profit-oriented yang kemudian meluas menjadi konsep business is business sehingga mengesampingkan kesejahteraan dan lingkungan masyarakat setempat. Namun, seiring dengan maraknya isu lingkungan global dan perkembangan konsep TJSP di berbagai perusahaan, persoalan dan kondisi sosial-masyarakat, khususnya di Provinsi Riau, memerlukan perhatian tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari mitra strategisnya. PTPN V memiliki kewajiban dalam memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan program pemberian bantuan yang tidak bersifat insidental ataupun charity namun sustainable, terlebih dalam mendukung program perencanaan pembangunan daerah, PTPN V tidak lagi hanya memberi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) melainkan turut menciptakan lapangan pekerjaan, menjaga keseimbangan lingkungan dan memberdayakan masyarakat melalui implementasi program TJSP sebagaimana konsep TJSP berupa“triple bottom line”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan secara aktual dengan perolehan informasi melalui analisis dokumen, studi keputakaan dan wawancara langsung dari informan penelitian terkait implementasi TJSP di PTPN V serta Perencanaan Pembangunan Dareah dari BAPPEDA Provinsi Riau. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan PTPN V dilakukan dengan menyeleraskan pada program sustainable development goals yang fokus bergerak di 4 bidang tanggung jawab sosial perusahaan yaitu pilar sosial, pilar lingkungan, pilar ekonomi serta pilar hukum dan tata Kelola. Analisis penelitian menunjukkan bahwa implementasi TJSP PTPN V menghadapi tantangan signifikan, seperti keterbatasan anggaran, ketidaksinkronan prioritas antara perusahaan dan pemerintah daerah, serta koordinasi yang kurang optimal antarorganisasi. Faktorfaktor ini menghambat pencapaian standar kebijakan yang diharapkan menurut teori Van Meter dan Van Horn, khususnya dalam aspek sumber daya dan komunikasi antarorganisasi.
No other version available