Art Original
Strategi Komunikasi Pt Pos Indonesia Dalam Mensosialisasikan Sistem Pembayaran Pada Pengguna Aplikasi Pospay (studi Deskriptif Kualitatif Pada Kantor Pos Cabang Utama Pekanbaru)
Saat ini, masyarakat banyak yang melakukan pembayaran tagihan atau angsuran melalui pelayanan jasa keuangan, secara tidak langsung transaksi yang dilakukan tidak hanya satu tetapi satu orang pun bisa melakukan banyak transaksi, sehingga setiap loket harus bisa melayani dengan efektif. Oleh sebab itu dalam memperkenalkan Pospay kepada masyarakat maka informasi yang berisikan edukasi mengenai Pospay harus disosialisasikan agar Pospay mendapatkan perhatian dan juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini diantaranya untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam mensosialisasikan sistem pembayaran pada pengguna aplikasi Pospay. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yaitu menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tulisan atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Subjek penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling dimana teknik ini dalam menentukan sample dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Objek dari penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi PT Pos Indonesia dalam mensosialisasikan sistem pembayaran pada pengguna aplikasi Pospay. Penelitian ini dilakukan di Kantor Pos Cabang Utama Pekanbaru, di Jalan. Jendral Sudirman No.229, Pekanbaru, 28111. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, Studi kepustakaan, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik keabsahan data triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik interaktif dengan cara pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi penegasan dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa strategi komunikasi telah dilakukan oleh PT. Pos Indonesia KCU Pekanbaru dalam mensosialisasikan sistem pembayaran pada pengguna aplikasi pospay. Dari hasil wawancara terlihat bahwa strategi komunikasi redundancy dan information memiliki dampak paling besar.
No other version available