Art Original
Pengaruh Bokashi Kotoran Walet Dan Poc Bandotan (ageratum Conyzoides) Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Jengkol (archidendron Pauciflorum
Penelitian tentang Pengaruh Bokashi Kotoran Walet dan POC Bandotan
(Ageratum conyzoides) terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Jengkol
(Archidendron pauciflorum) telah dilaksankan di kebun percobaan Fakultas
Pertanian Universitas Islam Riau selama tiga bulan mulai dari bulan Oktober
sampai dengan Desember 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh pemberian bokashi kotoran walet dan POC bandotan terhadap
pertumbuhan bibit tanaman jengkol baik secara interaksi maupun utama. Penelitian
ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor.
Faktor pertama adalah bokashi kotoran walet 0, 20, 40, 60 g/tanaman dan POC
bandotan 0, 250, 500, 750 ml/l. Dengan demikian diperoleh 16 kombinasi
perlakuan dengan tiga kali ulangan, sehingga terdapat 48 satuan percobaan. Pada
setiap perlakuan terdapat 4 tanaman dengan 2 tanaman sebagai tanaman sampel.
Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas
daun terluas, volume akar, berat basah total tanaman dan berat kering total tanaman.
Data setiap perlakuan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji beda
nyata (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi antara
bokashi kotoran walet dan POC bandotan berpengaruh nyata terhadap semua
parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah pemberian dosis bokashi kotoran
walet 60 g/tanaman dan konsentrasi POC bandotan 750 ml/l. Pengaruh utama
bokashi kotoran walet memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter
pengamatan dengan perlakuan terbaik terdapat pada pemberian dosis bokashi
kotoran walet 60 g/tanaman. Pengaruh utama POC bandotan berpengaruh nyata
terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik adalah
konsentrasi POC bandotan 750 ml/l.
No other version available