Art Original
Ketidakadilan Gender Terhadap Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo: Kajian Sastra Feminisme
Ketidakadilan Gender terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo: Kajian Sastra Feminisme Perempuan masih dipandang sebelah mata oleh beberapa golongan masyarakat. Perempuan selalu dianggap lemah dan penurut serta tidak bisa melawan. Akibat tidak adanya perlawanan banyak perempuan yang mengalami kekerasan baik dari lingkungan luar maupun dari keluarganya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidakadilan gender terhadap tokoh perempuan dalam novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan sastra feminis. Teori yang digunakan adalah teori ketidakadilan gender menurut Fakih (2013) yang membagi ketidakadilan gender menjadi lima bentuk yakni marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan dan beban kerja. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf yang menggambarkan ketidakadilan gender terhadap tokoh perempuan dalam novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidakadilan gender yang paling banyak ditemukan adalah kekerasan. Kekerasan terhadap tokoh perempuan muncul dalam cerita sebagai akibat dari kungkungan adat dan budaya. Kekerasan yang terjadi berupa tindakan verbal dan non verbal yang mengakibatkan penderitaan fisik dan psikis terhadap perempuan secara individual. Pengungkapan ketidakadilan gender terhadap tokoh perempuan dalam novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam akan memberikan informasi dan pengetahuan bagi pembaca untuk menjalankan adat secara benar, sehingga tidak ada lagi perempuan yang menjadi korban.
No other version available