Art Original
Analisa Kerusakan Holder Nozzle Pada Sludge Separator Studi Kasus Di Pks Pt. Perkebunan Nusantara IV Regional III Sei Garo
Sludge separator adalah alat yang digunakan untuk memisahkan minyak kelapa sawit dari sludge, sludge tersebut berupa air, pasir, dan lumpur. Salah satu komponen penting pada sludge separator adalah holder nozzle. Holder nozzle adalah komponen pada sludge separator yang berfungsi sebagai tempat atau dudukan bagi nozzle dan holder nozzle juga digunakan sebagai saluran dalam proses pemisahan. Pengecekan holder nozzle dilakukan dalam waktu 396 jam setelah mesin separator beroperasi karena holder nozzle rentan terjadi kerusakan. Ketika holder nozzle mengalami kerusakan maka yang terjadi adalah minyak CPO akan terbuang, hal ini menyebabkan oil losses (kerugian). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan, mendapatkan nilai kekerasan dan mekanisme retak yang terjadi pada holder nozzle. Pada penelitian ini hasil uji komposisi pada material holder nozzle menunjukkan bahwa material yang digunakan merupakan stainless steel dengan seri 200 yang dimana seharusnya material yang digunakan adalah stainless steel (SS 302). Hasil nilai kekerasan rata-rata holder nozzle sebesar 446,45 HBW, hal ini menunjukkan tidak ada masalah terhadap kekerasan material tersebut. Retak yang terjadi pada material tersebut yaitu retak tegangan pemrosesan (processing stress crack), retak tersebut timbul saat pemrosesan drat (ulir) pada material yang merambat hingga ke bagian ujung pada holder nozzle sehingga mengakibatkan material tersebut patah. Dalam penelitian ini, hasil pengamatan struktur mikro terlihat dengan jelas batas butir yang dihasilkan dan menunjukkan bahwa material yang digunakan merupakan stainles steel dengan tipe austenitik.
No other version available