Art Original
Analisa Hidraulic Fracturing Terhadap Nilai Fracture Conductivity Dimensionless Dan Fold Of Increase Dengan Variasi Fluida Perekah Dan Proppant Menggunakan Software Fracpro
Sumur DM-23 Lapangan X merupakan sumur yang memiliki laju produksi 48 BOPD dengan permeabilitas kecil yaitu mencapai 8,4 mD, porositas 22.5% dan suhu reservoir 140oF. Untuk meningkatkan nilai permeabilitas tersebut dapat diperoleh dengan kegiatan hydraulic fracturing. Keberhasilan hydraulic fracturing dapat dilihat dari parameter nilai Fracture Conductivity Dimensionless (FCD) dan Fold of Increase (FOI). Nilai dari FCD dan FOI tersebut dipengaruhi oleh jenis fluida perekah dan proppant yang digunakan. Untuk geometri rekahan yang terbentuk dipengaruhi oleh pump rate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan 12 skenario yang berfokus untuk mendapatkan geometri rekahan, nilai FCD dan FOI yang paling optimum untuk diterapkan pada sumur DM-23. Jenis fluida perekah yang digunakan yaitu W160, YF140LGD DAN YF130LGD dengan viskositas 114 cp, 277 cp dan 428 cp, sedangkan jenis proppant menggunakan badger sand dan brady sand ukuran 12/20 dan 20/40 dengan variasi pump rate 10, 15, 20, 25 dan 30 BPM. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil optimum pada pume rate 30 BPM dengan WF160 vs brady sand 12/20. Nilai FCD 10,4 dan FOI 3,68. Nilai skin mengalami perubahan dari +9 menjadi -5. Kata kunci : hydraulic fracturing, pump rate, conductivity dimensionless (FCD) dan fold of increase (FOI).
No other version available