Diagnosa Hama Dan Penyakit Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Metode NaÏve Bayes
Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan penghasil minyak makan, minyak industri, maupun bahan bakar nabati (Biodisel). Budidaya tanaman kelapa sawit sendiri memiliki keunggulan diantara yaitu memiliki tingkat produksi yang tinggi, memiliki umur hidup tanaman yang panjang, dan resiko usaha yang kecil. Hasil panen dari tanaman kelapa sawit sendiri sangat dipengaruhi oleh kualitas tanaman kelapa sawit sendiri, maka dari itu jika tanaman kelapa sawit memiliki kualitas yang baik seperti jauh dari hama dan penyakit maka akan memiliki kualitas buah yang baik dan masa produksi yang panjang. Kegagalan dalam peningkatan hasil panen kelapa sawit sendiri sering terjadi akibat gangguan hama dan penyakit pada tanaman kelapa sawit.Proses pengambilan data dilakukan dengan observasi secara langsung diperkebunan kelapa sawit PT. Gandaerah Hendana kebun Ukui. Data yang didapat akan diolah dan diproses dengan menggunakan metode naive bayes. Data tersebut terdiri dari 35 gejala dari 6 jenis hama dan 8 jenis penyakit tanaman kelapa sawit.Pengolahan data training dengan menggunakan metode naïve bayes dapat dilakukan untuk mendiagnosa hama dan penyakit yang terdapat pada tanaman kelapa sawit melalui gejala yang tampak pada tanaman kelapa sawit itu sendiri, dan usia dari tanaman tersebut, sehingga dapat diberikannya solusi dalam penanganan tanaman secara tepat dan cepat. Tingkat akurasi sistem yang dihasilkan berdasarkan pada tes hasil pengujian yang dilakukan untuk mendiagnosa hama dan penyakit tanaman kelapa sawit sebesar 86%. Hasil persentase kuisioner para pengguna sistem ini mencapai 85%.
No copy data
No other version available