Art Original
Hubungan Antara Kebersyukuran Dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Islam Riau
HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DENGAN QUARTER LIFE CRICIS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS ISLAM RIAU Alfathanah 198110021 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Mahasiswa tingkat akhir memiliki tanggung jawab untuk menyusun dan menyelesaikan skripsi dan juga terdapat banyak tanggung jawab lain yang mengharuskan seorang mahasiswa harus dapat berpikir kedepan mengenai apa saja tahapan-tahapan yang harus dilakukan setelah selesai menempuh pendidikan formal. pada usia 20’an individu akan mengalami masa quarter life crisis yang disebabkan oleh tuntutan-tuntutan dari segi internal maupun eksternal pada mahasiswa tingkat akhir. Mahasiswa harus memiliki rasa syukur terhadap apa yang telah ia capai sehingga membuat diri mereka berfikir positif yang nantinya akan memberikan ketenangan bagi dirinya. Telah dilakukkan survei pada 60 orang mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Riau dimana 70% diantara mereka mimiliki kekahwatiwan akan masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kebersyukuran dengan quarter life cricis pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Riau. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 390 responden. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah cluster sampling dan menggunakan metode pruduck moment, diperoleh nilai koefisen korelasi r=-0,623 dengan signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kebersyukuran dengan quarter life cricis pada mahasiswa tingkat akhir. Dapat diartikan semakin tinggi kebersyukuran maka akan semakin rendah quarter life cricis pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Riau.
No other version available