Art Original
Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Keberhasilan Wanita Tani Dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau.
Pekarangan dapat dimanfaatkan serta dikelola melalui pendekatan terpadu berbagai jenis tanaman, ternak dan ikan sehingga akan menjamin ketersediaan bahan pangan yang beranekaragam secara terus menerus untuk memenuhi pangan dan gizi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) karakteristik wanita tani, profil usahatani, dan karakteristik penyuluh pertanian 2) kinerja penyuluh pertanian dan dukungan pemerintah, 3) perilaku petani dan keberhasilan program pemanfaatan lahan pekarangan, 4) faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku wanita tani dan 5) implikasi kebijakan peningkatan keberhasilan program usahatani pemanfaatan lahan pekarangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel terpilih berjumlah 60 orang dengan multistage sampling. Analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan metode Partial Least Square (PLS) untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku wanita tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani berusia produktif, berpendidikan SMA, jumlah anggota keluarga 4 orang dengan pengalaman usaha tani cukup berpengalaman. Penyuluh pertanian berjumlah 5 orang dengan tingkat pendidikan Strata 1 dengan jumlah kelompok binaan rata-rata 21 kelompok. Secara keseluruhan kinerja penyuluh pertanian berkategori baik dengan capaian 76,8%, dukungan pemerintah terhadap program pemanfaatan lahan pekarangan berkategori baik dengan capaian 78,8%. Perilaku petani dalam program pemanfaatan lahan pekarangan pada kondisi kurang baik atau kurang berhasil dengan capaian 47,4%. Keberhasilan program pemanfaatan lahan pekarangan dalam kondisi tidak baik dengan capaian 37,4%. Variabel yang pengaruh signifikan terhadap perilaku petani adalah dukungan pemerintah. Sedangkan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan program pemanfaatan pekarangan adalah karakteristik petani, kinerja penyuluh pertanian dan perilaku petani. Peningkatan keberhasilan program pemanfaatan pekarangan di Kecamatan Bantan harus memperhatikan tahapan penumbuhan, pengembangan dan pematangan atau kemandirian yang memperhatikan aspek teknis, ekonomi dan kelembagaan.
No other version available