Art Original
Analisis Strategi Komisi Pemilihan Umum (kpu) Kabupaten Siak Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Tahun 2020
Tinggi atau rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Umum tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat serta strategi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara. KPU Siak dalam hal ini dituntut untuk menentukan strategi atau upaya-upaya yang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam meningkatkan partisipasi pemilih.. Tidak hanya itu, penurunan atau degradasi kualitas dari tahapan penyelenggaraan yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19 berpotensi menimbulkan malpraktek dalam proses penyelenggaraannya, mulai dari pemutakhiran data pemilih, verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, kampanye hingga tahapan pemungutan suara. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui analisis strategi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak dalam meningkatkan partisipasi pemilih di masa pandemi Covid-19 pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Tahun 2020. Untuk menjawab permasalahan pada penelitian ini, digunakan metode penelitian kualitatif dengan beberapa informan yang menjadi sumber informasi. Hasil penelitian ini adalah mendeskripsikan bahwa strategi KPU Siak dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 ditengah pandemi covid-19, dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih yaitu dengan membangun tiga langkah strategis yaitu sosialisasi informasi pemilu, pendidikan politik dan pemuktahiran data pemilih. Ketiga langkah strategi ini KPU Siak secara intens dilakukan baik dilakukan secara langsung di beberapa tempat di Kabupaten Siak maupun tidak langsung dengan memanfaatkan media sosial, media elektronik dan media cetak. Langkah strategi yang dibangun penyelenggara ini memberi pengaruh besar terhadap keterlibatan masyarakat dalam memberikan hak suaranya pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Siak jika dilihat dari angka tingkat partisipasi pemilih yang meningkat sebanyak 68,87% bila dibandingkan dengan tingkat partisipasi pemilihan sebelumnya yang dilaksanakan dalam kondisi normal
No other version available